Para Sahabat

Minggu, 27 Desember 2009

:: Untukmu ::

Aku tak sekuat ragamu, yang slalu merengkuhku di tiap nafasmu
Aku tak setegar dirimu, saat air mata ini bahkan menetes sia-sia
Aku tak sehangat senyummu, yang kadang kau cipta dalam dukamu
Aku tak sekokoh jiwamu, pemberi pengorbanan tiada tara

Jika aku bumi, kau lah matahari, yang slalu menghangatkanku
Jika aku mawar, kau lah duri, yang slalu menjagaku
Jika aku malam, kau lah sang bulan, yang slalu menyinariku
Jika aku hujan, kau lah pelangi, pemberi warna dalam hidupku
Jika aku air mata, kau lah tangan, yang selalu menyeka kesedihanku

Aku tak selalu selembut hatimu, bahkan tega aku melukaimu
Aku tak selalu merindukanmu, saat membuncah rindumu padaku
Aku tak selalu indahkan tuturmu, saat kau inginkan yang terbaik untukku
Aku tak selalu menyadari, betapa kau mencintaiku

Suatu saat...
Aku kan menjadi karang, yang indah dan kuat untukmu
Aku kan menjadi permata terindah, yang slalu berharga untukmu
Aku ingin menjadi sesuatu yang selalu membuatmu bangga akan ku
Aku ingin mencintaimu, seperti kau mencintaiku

Untukmu…
Yang slalu menerangi jiwaku
Yang ajarkan hal-hal terbaik untukku
Yang rela berkorban untukku
Ayah, kadang air mataku menetes saat mengingatmu

Deepest One

ingin kumiliki segalanya
yang kelak kan mampu membuatku
bermetamorfosa menjadi insan seteguh batu karang

ingin kusentuh selalu lembut jemari
yang kelak kan membuatku
untuk selalu menyebut nama-Mu di ujung setiap malam

ingin kuraih segala mimpi
yang kelak kan membangunkanku
pada mahligai di atas butiran pasir emas

ingin kucapai segala asa
yang kuyakini kan menerbangkanku
ke lapisan langit ke-tujuh

ingin kurasa segala rasa
yang kelak kan membawaku
pada cinta yang telah diagungkan banyak orang

ingin kucintai segala hidupku
yang selalu kan menuntun lisanku
terus berucap syukur dan syukur

ingin kurasa dalam setiap tarikan nafasku
yang kan selalu membuatku mensyukuri
setiap senyum dan tangis hidup ini

ingin kutapaki setiap jalan
yang kan membawaku
pada cinta, cita, dan bahagia

walau ditebus dengan air mata
meski harus mengorbankan perasaan
pun coba datang silih berganti

tiada hikmah yang luput
dari setiap kecil peristiwa yang terjadi

Subhanallah...
Alhamdulillah...
Laailaaha Illallah...
Allahu'akbar...